BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Wednesday, November 17, 2010

Email
1. Bila anda memperoleh email yang tidak memiliki subject, apakah anda membukanya?
2. Curigakah anda terhadap email yang tidak jelas?
3. Apakah anda akan membaca email yang berasal dari sumber yang anda tidak kenal?
• Saat ini banyak virus yang berasal dari email.
• Jika suatu email dibuka maka virus akan tersebar di komputer.
4. Apakah anda menjadi takut dan tidak membuka email lagi?
5. Apa yang anda lakukan? Jelaskan!
• Tidak jarang, email menjadi media untuk saling mengejek, menghujat atau untuk memuat lelucon buruk
• Kadang, saat melakukan transaksi bisnis, email digunakan untuk hal yang tidak sepantasnya (cth: tidak sabar menunggu jawaban sehingga terus menerus mengirim email)
6. Apakah Anda bisa menyebutkan bahwa dengan kondisi ini sudah dalam kondisi kemajuan?
7. Bagaimana sifat "agresif" mempengaruhi kecepatan, isi, dan nada pesan elektronik e-mail?
8. Apakah Anda setuju dengan penulis bahwa e-mail telah menjadi "sebuah gangguan tak henti-hentinya, kewajiban nonstop, dan sumber pembuat stres dan kecemasan"? Mengapa dan mengapa tidak?
9. Rata-rata, berapa banyak waktu yang Anda habiskan menulis dan menjawab e-mail setiap hari?
10. Apakah Anda menganggap bahwa Anda sudah menggunakan waktu dengan baik?


Jawab!
1. Iya, bisa saja email tersebut sangat penting atau si pengirimnya lupa tidak mencantumkan subject karena keterbatasan waktu juga. Menurut saya, tidak terlalu penting apabila email yang datang tidak memiliki subject karena yang terpenting adalah maksud dan tujuan si pengirim mengirim email kepada saya.
2. Mungkin pertamanya saya akan curiga, karena tidak jelas siapa yang mengirimnnya. Tetapi disitu saya mencoba membuka emailnya. Membaca isi dan maksud pesannya apa. Ada sebagian orang yang tidak suka mencantumkan subjectnya, karena dia beranggapan sudah merasa dekat dengan si penerima emailnya.
3. Iya saya akan membacanya, mungkin dari teman-teman kita sendiri pernah mengalami hal seperti itu kemudian mereka memberitahukannya kepada kita nama virusnya tersebut sehingga kita bisa lebih berhati-hati dalam membuka email.
4. Rasa takut mungkin ada, karena takut komputer kita terkena virus. Tetapi mungkin tetap membuka email karena mungkin saja ada email-email yang masuk yang dirasa penting.
5. Kadang saat bertransaksi atau melobi dengan orang lain, saya sering juga mengirim email beberapa kali kepada orang tersebut untuk segera menjawab email dari kita, bisa saja email yang kita kirim tidak sampai kepada orang tersebut. Sehingga untuk membuat pasti saja, kita mengirim emailnya berulang-ulang kali.
6. Iya, karena jaman dulu orang-orang belum mengenal email dan belum mengerti cara menggunakannya. Bahkan ada orang yang belum membuat email karena tidak tahu caranya, seiring jaman berkembang makin kesini orang-orang mulai mengenal email dan mulai mengerti cara menggunkannya karena mereka berpikiran dengan mengirim pesan lewat email bisa lebih praktis daripada via pos.
7. Dalam hitungan menit, pesan dapat langsung diterima oleh kita dari si pengirimnya. Tentunya membuat kita merasa puas dengan adanya layanan seperti ini.
8. Saya tidak setuju, karena email bukan sumber pembuat stress dan kecemasan karena email tidak bisa dibaca oleh orang lain apabila orang tersebut tidak mengetahui password kita. Dan juga email bersifat rahasia sehingga orang-orang tidak bisa membaca email kita dengan sembarangan.
9. Dalam sehari rata-rata 1 jam saya mengahabiskan waktu untuk menjawab atau menulis email yang datang ke email saya. Email bukan kebutuhan pokok buat saya, sehingga saya jarang sekali menggunakan email sebagai alat komunikasi.
10. Untuk saat ini, saya beranggapan kalau saya sudah menggunakan waktu dengan baik karena sebelum melakukan sesuatu biasanya saya membuat jadwal/schedule untuk beraktivitas untuk hari ini.

0 comments: